Halaman

Saranghaeyooo.....

Jumat, 30 Maret 2012

" Artimu tak seberarti Artiku "

Rasanya beda ketika cinta itu adalah KAMU.
Mungkin biasa saja bagimu, tapi tidak bagiku.
Mungkin ini yang dibilang “Pacar pertama bukan berarti Cinta pertama”.
Awalnya tak pernah terlintas dipikiranku kalau cinta pertama itu adalah kamu.
Mungkin kedengarannya terlalu berlebihan, tapi itulah yang kurasakan.
Terlalu berlebihan hingga membodohi diriku sendiri.

Semua berawal ketika tak sengaja kita harus pulang berdua, rasanya saat itu aku tak ingin pulang ke rumah, rasanya aku pengen jalan ga ada ujungnya biar kita punya waktu yang lebih lama.
sebenarnya simple aja “...aku benar-benar sayang sama kamu”. tapi nyatanya untuk mengutarakannya ga sesimple itu. Maaf tak pernah berani mengutarakannya walau aku tahu sebenarnya kaupun tahu perasaan itu tapi entahlah, hal itu yang membuat kebingungan besar dibenakku.

“.. kenapa kamu ga menjauh saat tahu persaanku? Kenapa kamu malah memberi harapan saat aku benar-benar mulai jatuh dalam perasaan ini?” Pikirku.
“ade, dia tuh cowo baik-baik jadi dia baik sama semua orang” seseorang pernah berkata padaku.
“ apa mungkin karena emank kamu baik sama semua orang,  dan hal itu termasuk aku? “ Pikirku

Flashback :
K : Vilia  marah ya?
A : ga. (hehe, senangnya)
K : Vilia Christine Bose yang cantik jangan marah donk...  (betapa senangnya malam itu)
A : aku ga marah Judika Carlo White yang ganteng..

Setelah saat itu, terlalu banyak percakapan dan cerita manis yang terjalin diantara kita berdua.
Mungkin tak ada arti bagimu, tapi tidak bagiku.
K : Vil, entar aku telpon yah? Aku lagi taruhan sama Andre jadi pokoknya entar kalau aku nelpon, kamu ngomong aja yah, aku ga biasa nelpon cewe soalnya.
A : heh? Kalian berdua ga ada kerjaan ya? (makasih Andre, segitunya untuk dekatin aku sama dika. Senangnya...)
 “..ndre, Vilia itu baik yah..” benar ato ga, aku pernah tau hal itu dari andre. (betapa senangnya saat itu)
Ada begitu banyak kalimat yang mungkin buatmu tak berarti tapi tidak bagiku.
K : jaga kesehatan, nanti bisa sakit. (walau dingin tapi terasa hangat bagiku)
K : cewe ga baik tidur larut malam. (terlalu biasa, tapi tetap luar biasa bagiku)
K : Vilia kamu sakit? (akhirnya kamu menanyakan hal itu juga, makasih ya...)
K : harus berani jujur. (aku pengen jujur, kalau cinta itu kamu tapi aku benaar-benar takut)
K : mau liat nilaiku? Entar aku kirim fotonya kalau mau, tapi kamu aja yah yang tahu. (tahu ga? Rasanya lebih bahagia dibanding kamu memanggil sayang ke aku. Makasih udah percaya sama aku walau mungkin aku terlalu berlebihan)
Mungkin sekalipun aku bahkan membukukan semua tentangmu, tak akan ada artinya bagimu, namun terima kasih untuk hadirmu di hidupku dika..

Sampai akhirnya aku berniat untuk mengatakan perasaan itu tapi kamu sudah terlanjur berubah. Kamu tahu ga? Aku hanya pengen kamu tahu, aku benar-benar tulus. Aku hanya pengen ngucapin Terima kasih banyak buat pelajaran berharga yang telah kamu beri bagiku, terima kasih udah jadi guru buatku.
Banyak yang udah aku ngerti karena kamu. Mungkin beberapa sahabatkupun akan berterima kasih karena kamu telah mengubahku yang dulu.
Terima Kasih Judika Carlo White...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar