Halaman

Saranghaeyooo.....

Rabu, 27 Juni 2012

" De Javu " (Oh no !!)


Masa sih? Bagaimana mungkin jadinya seperti ini? Entahlah. Sejak kapan aku menemukan dirinya dalam dirimu? Apa mungkin Tuhan ga tega sama aku makanya ngirim pengganti dirinya dalam dirimu? Atau mungkin aku yang tak pernah bisa lepas dari bayang-bayangnya? Entahlah, akupun masih betah berputar dalam area itu, area yang belum aku temukan jawaban pastinya.

Yang aku ingat, hal itu mulai terasa saat mendengar suaramu kemudian seiring berjalannya waktu kamu terlihat semakin mengesankan. Oh no, help me. Oh ya mungkin aku melupakan beberapa cerita pendek yang rasanya seperti “de javu”. 
Ketika pertama kamu memperhatikanku, yah that’s right? Mungkin juga tidak. Tapi bagian itu mirip dengan cerita di masa laluku. 
Mungkin cerita lainnya ketika kita mulai dekat melalui pesan-pesan singkat yang menghiasi awal kisah ini, tell me that’s true? Yeah. Bagian itupun mirip dengan cerita di masa laluku.

Aku disini, saat ini melihatmu dari jarak mungkin 4 atau 5 meterlah. Bukan melihat bola itu dan para pemainnya yang sedang asik beradu bola, tapi aku sendiri sedang asik memandangmu. Oh no, I can’t. Tell me how I can feel that. Rasanya seperti sedang mendengarkan lagunya adelle yang someone like you..
“ Nevermind, I’ll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
Don’t forget me, I beg, I remember you said
"Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead
Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead ”

Mungkin lebih tepatnya saat ini, saat melihatmu berlaga dilapangan itu lagunya yang “Angel brought me here” nya Guy sebastian (Ahh, beautiful)
“ My dreams came true, when I found you
I found you, my miracle...

If you could see, what I see, that you're the answer to my prayers
And If you could feel, the tenderness I feel
You would know, it would be clear, that angels brought me here...

Standing here before you, feels like I've been born again
Every breath is your love, every heartbeat speaks your name... “

Rasanya benar-benar menemukanmu seperti lagu itu “ I found you, my miracle.. “ ah tidak-tidak. Tak mungkin ini terjadi padaku, sadarkan aku. Aku sudah berjanji untuk tak merasakan itu disini, ditempat ini.

Selasa, 19 Juni 2012

" I know I fault, I'm sorry for my love " (I can't)


Butuh banyak pemikiran untuk dapat mengatakan hal itu..
Sebelumnya tak pernah terpikirkan sekalipun akan terjadi sedemikian rupa padaku.
Yah, mungkin ini pelajaran buat buku hidupku. Bagaimana rasanya berdiam diri setahun dalam perasaan sendiri.

Mungkin kamu ga tau dan merasakan apa yang aku rasakan. Setahun lebih aku berada dalam perasaan ini, setahun lebih aku bergulat dengan hatiku sendiri, setahun lebih pula aku berusaha meyakinkanmu mungkin, dengan perasaan yang kumiliki.

Mungkin biasa saja bagimu, namun ini hal gila yang pernah terjadi dalam lembaran kisah hidupku. Bagaimana mungkin aku bisa benar-benar tulus dan sabar berada dalam perasaan itu setahun lebih? Penjelasan yang tak pernah aku sendiri dapatkan semenjak setengah tahun perasaan itu bersembunyi dibalik hatiku.

Tahukah kamu bahwa selama itu, tak ada yang mampu membuka hatiku sedikitpun seperti caramu membuka lebar hatiku untuk menyimpan perasaan itu untukmu..

Seseorang pernah sempat mencoba paksa membuka hatiku namun nyatanya perasaan untukmu itu sungguh sangat besar dibalik hati ini yang mungkin membuat ia akhirnya harus meninggalkanku, mungkin itulah jawaban Tuhan karena aku mencoba melupakanmu dengan hal yang salah.
Tak banyak orang tau mengapa aku begitu terluka saat itu, akupun sendiri bingung dengan luka yang ku alami. Bukan karena dia yg meninggalkanku namun karena merasa bersalah mencoba melupakanmu yang tak mungkin pernah bisa kulakukan.

Setelah selama itu aku diam dalam perasaan yang kumiliki, akhirnya aku memberanikan diri untuk berbagi hal itu padamu. Tahukah kamu bahwa untuk sekedar share hal itu membutuhkan setahun lebih dan segala perasaan yang bercampur aduk serta beberapa tetesan dipelipis mataku?

Mungkin kau tak perlu tahu hal itu agar semua akan terlihat tak menyakitkan bagiku kalau-kalau hal yang kutakutkan terjadi...

Jawaban itu yang kutunggu selama setahun terakhir ini, dan akhirnya aku menemukannya disaat ini. Rasanya sungguh bahagia menemukan jawaban itu. Namun jawaban itu seakan kau menutup erat pintu hatiku yang tadinya terbuka lebar untukmu. Kini perasaan itu berada dibalik pintu hati itu yang kau tutup sendiri, tersimpan dan terkunci rapat setelah semuanya terungkap.

I know I can’t but I’m still loving you and it’s my mistake.